-OPINI-
Saya memang bukan seorang akademisi dengan background pendidikan politik. Tapi setidaknya saya tidak terlalu bodoh hingga dapat dibodohi oleh orang-orang politik saat ini. Sebagai seorang yang "katanya, 'awam politik", jujur, saya sangat riskan dan sedikit kecewa melihat perkembangan politik Indonesia sekarang ini. Setelah perpecahan yang terjadi dalam masyarakat gara-gara berbeda dukungan dalam memilih presiden, sekarang, negeri ini semakin diperparah dengan "katanya" akan dibentuk DPR TANDINGAN. Sekedar review saja dan saya rasa ini sudah menjadi catatan jelek dan pelajaran yang sangat berharga dalam sejarah peradaban dunia (Islam), tentunya bagi orang yang mempunyai pikiran. Sungguh dulu Islam hancur sejak terjadinya perpecahan di masa kekhalifahan. Dimana dulunya juga terjadi pengkubuan "mungkin" sama seperti yang telah terjadi di negeri kita saat ini. Dan menurut analisa saya, jangan heran kalau nantinya akan banyak dan semakin banyak lagi perpecahan yang akan terjadi,dimulai dari kelompok kumpulan terkecil, sebut saja KELUARGA contohnya. So, jaga dan sayangilah keluarga dan orang-orang disekitarmu sebagaimana kamu menyayangi dirimu sendiri. Sungguh jika cinta dan berkasih sayang dapat membuat kita bahagia dan nyaman, untuk apa kita menciptakan dendam dan permusuhan? (AK)
Jumat, 03 April 2015
konsep GAFATAR (analisa)
Masih tentang GAFATAR (ex.KOMAR)
Sebenarnya konsepnya begini,
Selipkan sedikit kedustaan diantara kebenaran, niscaya mereka tidak akan tahu dan akan menganggap kedustaan itu bagian dari kebenaran.
Selipkan sedikit kedustaan diantara kebenaran, niscaya mereka tidak akan tahu dan akan menganggap kedustaan itu bagian dari kebenaran.
Mereka (GAFATAR) menafsirkan "khataman Nabiyyin = cincin / penghargaan untuk para Nabi" sedangkan para mufassir sepakat memberi makna "penutup para Nabi dan rasul". jadi, "laa nabiyya ba'dahu (setelah Nabi Muhammad, maka tidak ada lagi Nabi / Rasul sesudahnya". Ini salah satu Ayat yg digunakan oleh mereka (GAFATAR) untuk mengangkat dan mengimani AHMAD MUSHADEQ sebagai Nabi atau Sang Messiah alias Juru Selamat. dan untuk menutupi kedustaan ini, mereka menutupinya dengan ayat-ayat lainnya yg benar yg sesuai dengan kondisi zaman sekarang.
Ini salah satu triknya!
Ini salah satu triknya!
about GAFATAR
Setelah 5 tahun yang lalu, hari ini ada lagi yg ngajak debat.
Haha... terserah anda bagaimana mau menafsirkan dan memahami kata "khataman nabiyyin". Karena tingkat pemahaman dan kecerdasan manusia itu berbeda-beda.
Kalau kita berbicara kaidah Bahasa Arab, maka tanyakanlah pada orang ahli Bahasa Arab. Jangan sekali-kali orang sakit gigi berobat kepada seorang guru olah raga. "Fas alu ahlazzikr".
Contoh kecil.
Dlm bahasa indonesia terdapat beberapa kata yg sama tulisan, sama dibaca tapi berbeda makna karena kondisi penempatan dan kegunaannya.
BISA= Mampu / Racun
Saya "BISA" melakukannya.
"BISA" itu sangat mematikan.
Dlm bahasa indonesia terdapat beberapa kata yg sama tulisan, sama dibaca tapi berbeda makna karena kondisi penempatan dan kegunaannya.
BISA= Mampu / Racun
Saya "BISA" melakukannya.
"BISA" itu sangat mematikan.
Dalam bahasa Inggris, kita ambil contoh kata CAN = KALENG / BISA (MAMPU)
ex :
I CAN reading <-- bagaimana cara kita memaknainya?
Kalau saya memberi makna "SAYA BISA (MAMPU) membaca" namun jika anda memberi makna " SAYA KALENG membaca " maka siapa yg keliru?
Begitu juga dalam kaedah Bahasa Arab.
ex :
I CAN reading <-- bagaimana cara kita memaknainya?
Kalau saya memberi makna "SAYA BISA (MAMPU) membaca" namun jika anda memberi makna " SAYA KALENG membaca " maka siapa yg keliru?
Begitu juga dalam kaedah Bahasa Arab.
-sekali lagi maaf karena saya telah terlalu banyak berkomentar-
TANYAKANLAH PADA YANG AHLINYA - Jika suatu hari nanti anda bermain-main ke Aceh, janganlah sekali-kali menanyakan sebuah alamat kepada orang Papua.
TANYAKANLAH PADA YANG AHLINYA - Jika suatu hari nanti anda bermain-main ke Aceh, janganlah sekali-kali menanyakan sebuah alamat kepada orang Papua.
Buah Hiyu
Kalian tahu buah hiyu?
Ya... itu buah yang tak ada pohonnya itu.
dia ada namun tidak tumbuh dan tak tampak secara kasat mata.
Ya... betul dia di dalam laut sana. Jauh... jauh di dalam laut sana.
Ya... itu buah yang tak ada pohonnya itu.
dia ada namun tidak tumbuh dan tak tampak secara kasat mata.
Ya... betul dia di dalam laut sana. Jauh... jauh di dalam laut sana.
Namun ada apakah dengan buah hiyu?
Tidak apa-apa sih, hanya sebagian kawan-kawanku banyak yang semacam buah hiyu.
Ya... buah yang tak bertangkai itu.
Buah hiyu.
Tidak apa-apa sih, hanya sebagian kawan-kawanku banyak yang semacam buah hiyu.
Ya... buah yang tak bertangkai itu.
Buah hiyu.
Asing - by : Ahkam Banz
Terus... kurung saja dirimu
Dalam bilik persegi itu
Kunci pintu dan tutup jendelanya
Kemudian sumpal ventilasinya
Tak ada kawan tak ada cinta
Tak usah bersosialisasi
Cukup WC, dapur dan bilik ini saja
Menjadi tempat singgah dan pemuas nafsumu
Terus.. terus kurung saja dirimu
dalam bilik sempit nan pengap itu
Tak ada suka tak ada duka
Cukup komputer dan jaringan internet saja
Untuk menciptakan dunia fantasimu
Terus.. kurung saja dirimu
seolah-olah kau tak pernah hidup
Di dunia nyata nan fana ini
Terus... terus kurung saja dirimu
Dalam bilik persegi itu.
Aieytshshh
Dalam bilik persegi itu
Kunci pintu dan tutup jendelanya
Kemudian sumpal ventilasinya
Tak ada kawan tak ada cinta
Tak usah bersosialisasi
Cukup WC, dapur dan bilik ini saja
Menjadi tempat singgah dan pemuas nafsumu
Terus.. terus kurung saja dirimu
dalam bilik sempit nan pengap itu
Tak ada suka tak ada duka
Cukup komputer dan jaringan internet saja
Untuk menciptakan dunia fantasimu
Terus.. kurung saja dirimu
seolah-olah kau tak pernah hidup
Di dunia nyata nan fana ini
Terus... terus kurung saja dirimu
Dalam bilik persegi itu.
Aieytshshh
Inti Zikir - Kuliah di Warkop
Masih di hari yang sama saat saya ngopi di Warkop Cut Zein Kubra dan berbincang dengan sang pemilik warung.
(lebih kurang, begini percakapannya)
...
Berapa lama sudah kamu berzikir?
Mengikuti Syeikh Jamhuri?, tanya saya.
Ya!
Sejak 2007, lebih kurang sudah 8 tahun.
Perubahan apa yang sudah kamu alami?
Banyak perubahan yang terjadi. Namun hal yang paling mendasar, setidaknya saya tidak terlalu liar.
Hmm... tidak terlalu liar? Hmm... lainnya?
(Terdiam sejenak) pokoknya banyak, kalau mau merasakan, jal(belum habis saya memberikan alasan, angsung di potong oleh beliau)
...
Berapa lama sudah kamu berzikir?
Mengikuti Syeikh Jamhuri?, tanya saya.
Ya!
Sejak 2007, lebih kurang sudah 8 tahun.
Perubahan apa yang sudah kamu alami?
Banyak perubahan yang terjadi. Namun hal yang paling mendasar, setidaknya saya tidak terlalu liar.
Hmm... tidak terlalu liar? Hmm... lainnya?
(Terdiam sejenak) pokoknya banyak, kalau mau merasakan, jal(belum habis saya memberikan alasan, angsung di potong oleh beliau)
"Begini anak muda, adakah peningkatan kualitas ibadah yang kamu alami? Tidak usah jauh-jauh kita ambil contoh, dalam shalat saja, bagaimana kekhusyukan dan perasaan kamu? Jika peningkatan kualitas sudah berhasil kamu capai, nanti kamu akan semakin lazat dan secara otomatis kuantitas ibadahmu juga akan kamu tambah. Sebenarnya disinilah letak esensi zikir yg sebenarnya. Jika ini telah benar-benar kamu rasakan, kemudian nanti baru akan tampak pada Akhlaq -kemudian membaca ayat hubungan shalat dan amar ma'ruf nahi mungkar- Teruslah dan ikutilah zikir dengan serius, dalami maknanya, ambil pelajaran dari gurumu, contoh akhlaqnya, insyaAllah nanti suatu saat kamu juga dapat merasakannya. Karena dalam dunia ahluzzikr memiliki tingkatan-tingkatan spiritual yang dahsyat. Bagi seorang ahluzzikr, nanti baginya tidak ada lagi hijab dimensi ruang dan waktu. Tapi ingat anak muda, jangan jadikan bumbu-bumbu ini sebagai tujuan kamu berzikir, tetap jaga niat LILLAHI TA'ALA. Karena banyak juga manusia-manusia yang gagal karena ditengah jalan yang lurus (zikr) kemudian dia terlena dengan bumbu hingga melenceng niat dan terjerumus dalam ketiadaan"
...
semua perbincangan terjadi dalam bahasa Aceh dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan seksama sehingga tidak mengubah maksud yang ingin disampaikan.
...
semua perbincangan terjadi dalam bahasa Aceh dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan seksama sehingga tidak mengubah maksud yang ingin disampaikan.
late post.
Forsila Kubra, Warkop Cut Zein, Jum'at, 13/2-2015.
Forsila Kubra, Warkop Cut Zein, Jum'at, 13/2-2015.
Makna Cinta - Kuliah di Warkop
Apa itu cinta? Seorang bapak pemilik warkop di kawasan Beurawe bertanya pada kawanku.
Cinta, kasih sayang jawabnya.
Hmm... tak usah kita berdebat panjang lebar lagi, begini anak muda.
Cinta itu adalah ikhlas, yaitu dimana disaat kau tulus dan tidak mengharap apa-apa dari sesuatu yang kau cintai, itulah cinta sejati. Sedangkan cinta yang mengharap umpan balik atau balasan, itulah nafsu atau birahi.
Forsila Kubra (Cut Zein), 13/2-2015, 16.17 WIB #late_post
Cinta itu adalah ikhlas, yaitu dimana disaat kau tulus dan tidak mengharap apa-apa dari sesuatu yang kau cintai, itulah cinta sejati. Sedangkan cinta yang mengharap umpan balik atau balasan, itulah nafsu atau birahi.
Forsila Kubra (Cut Zein), 13/2-2015, 16.17 WIB #late_post
Langganan:
Postingan (Atom)
